Kementerian Ekraf dan Sunway University Malaysia Sepakat Perkuat Kolaborasi Internasional
SekarangAja, JAKARTA– Sunway University Malaysia dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menandatangani nota kesepahaman (MoU). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional di tingkat global.
Penandatanganan MoU ini turut melibatkan sejumlah mitra. Antara lain Malaysian Philharmonic Orchestra, Sony Malaysia, Euroasia Kuala Lumpur City Opera (KLCO), serta ekosistem kreatif di kawasan Sunway Square dan Sunway Lagoon. Kolaborasi ini mengintegrasikan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan komunitas dalam satu ekosistem kolaboratif.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong daya saing talenta kreatif Indonesia di tingkat internasional.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi di Asia Tenggara, kemitraan ini dirancang guna membuka akses bagi talenta Indonesia untuk belajar dan berkolaborasi secara internasional,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf mengembangkan program kolaborasi bersama Sunway University melalui inisiatif Akselerasi Kreatif (AKTIF) Riau. Program ini diharapkan membuka peluang kerja sama bilateral di subsektor musik, memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta meningkatkan eksposur musisi Indonesia dan Malaysia.
Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati, menekankan bahwa implementasi kerja sama ini diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung bagi talenta kreatif.
“Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni penandatanganan MoU, melainkan langsung diwujudkan melalui program konkret yang mempertemukan talenta lokal Riau dengan mahasiswa terpilih dari Sunway University dalam proyek kreatif kolaboratif yang ditargetkan rilis bertepatan dengan peringatan hari jadi Kota Pekanbaru. Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat konektivitas antara akademisi dan industri, memperluas eksposur musisi Indonesia di kancah internasional, serta membuka ruang kolaborasi lintas negara yang berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui kesepakatan ini, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai inisiatif bersama, mulai dari pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, produksi karya kolaboratif, hingga penciptaan peluang industri berbasis praktik nyata. Langkah ini juga sejalan dengan prioritas Kementerian dalam mendorong akselerasi subsektor musik yang terintegrasi dengan subsektor lainnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi katalis dalam membuka akses yang lebih luas bagi pelaku kreatif muda Indonesia untuk menembus pasar global, sekaligus memperkuat diplomasi budaya melalui pendekatan industri kreatif. Kementerian Ekraf optimistis kemitraan ini juga memberikan dampak berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (red)
- Dessy Ruhati
- Euroasia Kuala Lumpur City Opera
- Isi MoU Kementerian Ekraf dan Sunway University Malaysia
- Kementerian Ekraf dan Sunway University Malaysia Sepakat Perkuat Kolaborasi Internasional
- KLCO
- Malaysian Philharmonic Orchestra
- Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya
- MoU Kementerian Ekraf dan Sunway University Malaysia
- Sekretaris Kementerian Ekraf Dessy Ruhati
- Sekretaris Utama Kementerian Ekraf Dessy Ruhati
- Sony Malaysia
- Sunway Lagoon
- Sunway University Malaysia
- Teuku Riefky Harsya















