U

Kegiatan Dunia Usaha Wilayah Malang Tumbuh Positif

MALANGHasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada triwulan IV 2025 di Malang mengindikasikan kinerja kegiatan usaha tetap tumbuh positif. Itu tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 17,36 persen, meskipun tidak setinggi triwulan III 2025 yang tumbuh sebesar 21,24 persen.

SKDU  merupakan salah satu survei dengan periode publikasi triwulanan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dini mengenai indikasi perkembangan kegiatan ekonomi di sektor riil secara triwulanan.

“Tumbuhnya kinerja kegiatan dunia usaha pada triwulan IV 2025 terjadi seiring dengan peningkatan permintaan pada momen Natal dan Tahun Baru yang didukung oleh stimulus pemerintah, penyelesaian proyek menjelang tutup buku akhir tahun serta cuaca yang lebih kondusif sehingga meningkatkan produktivitas pertanian,” jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang Febrina melalui keterangan pers resmi, Rabu (14/1/2026).

Ini terjadi seiring dengan peningkatan kapasitas produksi di tengah meningkatnya permintaan pada momen Natal dan Tahun Baru dan cuaca yang cukup kondusif pada sektor pertanian.

Selain itu, kondisi keuangan pelaku usaha juga tercatat mengalami peningkatan tercermin dari Saldo Bersih (SB) sebesar 13,38 persen, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya dengan SB sebesar 4,74 persen.

“Meningkatnya kondisi keuangan dunia usaha didorong oleh peningkatan pada kinerja akses kredit, likuiditas dan rentabilitas,” tambah Febrina.

Pada triwulan I 2026, responden memprakirakan kegiatan usaha akan meningkat dengan SBT sebesar 19,50 persen, lebih tinggi dibandingkan SBT 17,36 persen pada triwulan IV 2025.

Terakselerasinya kegiatan usaha tersebut seiring meningkatnya kinerja sektor Perdagangan Besar dan Eceran (SBT 11,95 persen) dan Industri Pengolahan (SBT 5,99 persen).

Peningkatan ini diprakirakan didorong oleh meningkatnya permintaan pada momen HBKN Imlek, Ramadan dan Idul Fitri. (cia)

Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Jakarta Utara Gencarkan Penghijauan

Sekarang

Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Sekarang

Jakarta Utara Gencarkan Penghijauan

Hijau

Kemkomdigi Integrasikan 27 Ribu Aplikasi Pusat dan Daerah

Sekarang