Kebutuhan Guru Kota Malang Sangat Tinggi, Setiap Bulan 20 Guru PNS Pensiun
MALANG-Kebutuhan tenaga guru cukup tinggi di Kota Malang. Pasalnya jumlah guru berstatus pegawai negeri sipil banyak yang pensiun setiap tahun.
Bagian Umum Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, Wahyu Arianto memaparkan, jumlah PNS yang pensiun pada tahun 2024 sebanyak 350 orang. Hampir separuhnya adalah guru.
“Dari 350 orang, guru yang pensiun jumlahnya 143,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana menyatakan saat ini, ada 3.800 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas guru, kepala sekolah dan pegawai lainnya. Suwarjana mengatakan, kebutuhan guru di Kota Malang sangat tinggi.
Pihaknya telah mengajukan kuota 1.300-an guru yang bisa mengisi kekosongan karena banyaknya guru yang pensiun.
“Setiap bulan, paling sedikit 20 orang pensiun. Kalau guru tidak diisi ya susah. Sementara kami belum boleh mengangkat non ASN. Kalau guru SMP, kan masih bisa geser sini geser ke sana karena guru mata pelajaran. Sedangkan guru di SD adalah guru kelas. Itu kesulitan kami,” terang Suwarjana.
Informasi terbaru, Pemkot Malang mencatat ada 2.352 pelamar yang memperebutkan 50 formasi CPNS. Dari jumlah itu, 351 dinyatakan tidak memenuhi syarat atau gugur. 50 formasi pada Pemkot Malang seluruhnya pada jabatan teknis. Tidak ada lowongan untuk guru.
BKPSDM Kota Malang mencatat, awalnya ada 2.852 orang yang mendaftar. Hingga hari terakhir hanya 2.352 pelamar yang melakukan pengumpulan data administrasi.
Kemudian dari pelamar yang melakukan pengumpulan berkas, ada 351 pelamar yang tidak memenuhi syarat. Kesalahan yang terjadi seperti berkas tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya. (ran)