Kartini Kekinian: Sofia Ambarini Bawa Indonesia Sehat Jiwa Jadi Harapan Baru Bagi yang Berada di Titik Terendah
SekarangAja, JAKARTA- Di tengah tantangan kesehatan mental yang kian kompleks, sosok perempuan tangguh muncul membawa harapan baru bagi mereka yang berada dalam titik terendah hidupnya. Dia adalah Sofia Ambarini.
Memperingati semangat juang Raden Ajeng Kartini, Sofia Ambarini membuktikan bahwa emansipasi bukan sekadar tentang kesetaraan, melainkan tentang pengabdian tanpa batas bagi kemanusiaan. Itu salah satunya melalui pendirian program Indonesia Sehat Jiwa oleh Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia.
Respon cepat terhadap krisis di Kota Malang
Langkah Sofia tidak datang dari ruang hampa. Ia tergerak oleh realitas memprihatinkan mengenai meningkatnya angka kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa, khususnya yang terjadi di kota Malang akhir-akhir ini. Fenomena tragis ini menjadi alarm keras bagi Sofia untuk terjun ke bidang yang selama ini jarang disentuh atau bahkan dihindari oleh banyak orang: pencegahan bunuh diri secara sistematis.
Sebagai “Kartini Masa Kini”, Sofia memilih jalan sunyi yang penuh tantangan. Di saat isu kesehatan mental masih sering dianggap tabu, ia hadir di garda terdepan untuk memastikan bahwa mahasiswa dan generasi muda memiliki tempat bersandar sebelum keputusasaan mengambil alih.
Representasi Kartini Masa Kini
Jika Kartini berjuang melalui pena dan advokasi pendidikan bagi perempuan, Sofia Ambarini melanjutkan tongkat estafet tersebut dengan memperjuangkan hak setiap orang untuk memiliki jiwa yang sehat. Sosoknya merepresentasikan karakteristik perempuan pemimpin masa kini: cerdas secara intelektual, tangguh secara operasional, namun tetap memiliki empati yang mendalam sebagai seorang penggerak sosial.
Melalui sinergi antara studi doktoral dan implementasi nyata Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini mengirimkan pesan kuat bagi seluruh perempuan Indonesia: bahwa batasan hanyalah tantangan yang bisa dilampaui dengan ketekunan dan niat mulia.
Kaderisasi Generasi Muda Memutus Stigma & Membangun Karakter
Salah satu pilar utama yang diusung Sofia melalui Indonesia Sehat Jiwa adalah program kaderisasi bagi generasi muda. Sofia menyadari bahwa krisis di kalangan mahasiswa hanya bisa diatasi jika anak muda itu sendiri dilibatkan sebagai agen perubahan.
Melalui program ini, para pemuda dididik untuk: Merubah Stigma: Mengikis pandangan negatif masyarakat terhadap isu kesehatan mental dan bunuh diri. Mental Tangguh: Membekali mahasiswa dan pelajar dengan ketahanan psikologis agar mampu menghadapi tekanan akademis dan sosial.
Karakter Kuat: Menanamkan nilai-nilai empati untuk menjadi pendukung sebaya (peer support) yang andal.
Intelektualitas dan Pengabdian Tanpa Batas
Semangat Kartini yang haus akan ilmu pengetahuan terpancar jelas dalam perjalanan Sofia. Di tengah kesibukannya mengelola posko-posko “Pojok Curhat” dan koordinasi di berbagai kota, ia tetap teguh menempuh pendidikan Doktor (S3) Psikologi.
Baginya, pendidikan tinggi adalah fondasi ilmiah untuk memperkuat efektivitas pencegahan bunuh diri di lapangan. Kombinasi antara studi akademis tingkat tinggi dan aksi nyata ini membuktikan bahwa dedikasi Sofia bukan sekadar retorika, melainkan solusi berbasis data dan empati.
“Jika dulu Kartini berjuang untuk hak pendidikan, hari ini kita berjuang agar anak-anak muda kita tetap hidup untuk menikmati pendidikan tersebut. Kita sedang mempersiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tapi bermental baja,” tegas Sofia.
Sofia punya alasan kuat hadir di tengah gerakan menguatkan kesehatan mental. Ia terpanggil karena menurutnya banyaknya kasus yang bertambah setiap harinya dan terkesan tanpa ada penanganan yang tepat. Serta keinginan agar setiap orang memiliki kesempatan untuk bisa tetap hidup dan memperbaiki nasib dan masa depannya.
Karena itulah sejak Desember 2023 lalu, Sofia mulai bergerak. Ia pun makin paham dan konsisten serta bersemangat.
Bahwa sebetulnya yang diinginkan oleh generasi muda dan siapa pun yang terbeban mental adalah berakhirnya masalah yang merupakan sumber penderitaan mereka dan bukan mengakhiri hidup mereka sendiri.
Menurut dia, banyak peran yang bisa diambil Kartini zaman sekarang. ‘’Saat ini banyak peran yang bisa dilakukan oleh para wanita di berbagai bidang untuk mulai mendukung kemajuan suatu bangsa, mendidik generasi yang berkarakter dan menciptakan lingkungan aman dan positif bagi perkembangan mental, karakter, pengembangan ilmu baik dari dalam maupun di luar negeri,’’ katanya.
Hal itu menurut dia, harus dimanfaatkan sebaik baiknya bagi kepentingan bersama di masa datang. Ia berpesan agar perempuan yang mampu mengenali potensi diri sendiri, memiliki empati dan peduli bagi kepentingan orang lain, mandiri dan memiliki tujuan yang jelas untuk menjalani hidup ini dengan sebaik mungkin.
‘’Jangan sia-siakan hidup dan jangan mudah termakan gemerlap dunia dan ingat saat ini kita harus memupuk semangat kolaborasi bukan kompetisi di berbagai bidang,’’ pesannya.
Tentang Indonesia Sehat Jiwa

Indonesia Sehat Jiwa adalah program dukungan kesehatan mental dengan pendekatan bi psikososiospiritual terintegrasi. Fokus pada pencegahan bunuh diri, dengan dukungan sebaya, dan pengembangan karakter, program ini telah hadir sebagai oasis bagi masyarakat—terutama mahasiswa—di berbagai kota di Indonesia untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan tangguh. (red)
- Gerakan Indonesia Sehat Jiwa
- Indonesia Sehat Jiwa
- Kartini Kekinian
- Pendiri Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini
- Sofia Ambarini Bawa Indonesia Sehat Jiwa Jadi Harapan Baru Bagi yang Berada di Titik Terendah
- Sofia Ambarini Kartini Kekinian
- Sofia Ambarini Pendiri Indonesia Sehat Jiwa
- Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia















