Didukung 11 Parpol, Begini Visi Misi Indah – Yudha untuk Lumajang
LUMAJANG- Calon Bupati Lumajang, Ir Indah Amperawati, M.Si dan Calon Wakil Bupati Lumajang Adji Kusuma diusung oleh Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PKS, Demokrat, PBB, Gelora, Perindo, Partai Buruh, PGPI, dan Partai Ummat. Pasangan ini telah menyiapkan berbagai program dan visi misi untuk membawa perubahan menuju Lumajang yang lebih maju dan lebih baik kedepannya.
Dikutip dari pdiperjuangan-jatim.com, visi Indah-Yudha sebagai calon Bupati dan calon Wakil Bupati Lumajang periode 2024-2029 yakni Terwujudnya Lumajang yang Amanah, Manusiawi, dan Berkeadilan.
Dalam mewujudkan visi tersebut, pasangan ini memiliki sejumlah misi. Pertama yakni, mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan melalui pemberdayaan komunitas, inivasi teknologi, dan peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi.
Kedua meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan ekonomi yang adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.
Ketiga mengembangkan sistem tata kelola yang berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dan inovatif. Kempat, membangun lingkungan yang aman dan stabil dengan mempromosikan keadilan sosial, ekonomi, dan politik di seluruh wilayah.
Kelima, mewujudkan ketahanan daerah yang tangguh melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sementara itu, untuk mewujudkan misi, maka dibuatlah program kerja yang disusun dalam 20 program prioritas. Di antaranya, honor guru non NIP (negeri dan swasta) sebesar Rp 600.000 sampai Rp 1.500.000 (KB, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs) dan operator sekolah.
Selain itu tunjangan guru ngaji (ditambah BPJS Ketenagakerjaan) dan Marbot. Semua ibu melahirkam gratis. Dana dusun Rp 100 juta-300 juta/tahun dan free hotspot area di tiap-tiap desa dan penerangan jalan umum (PJU).
Selain itu juga menaikkan honor RT, RW, BPD, Perangkat Desa dan melindungi dengan asuransi BPJS Ketenagakerjaan serta menaikkan insentif kader KB (Keluarga Berencana). Sedangkan santunan uang duka kematian Rp 1 juta dan diantarkan langsung ke rumah.
Khusus seragam gratis untuk seluruh siswa sekolah negeri/swasta/madrasah dan beasiswa mahasiswa tidak mampu serta beasiswa santri kader ulama (BSKU). Juga menaikkan dana operasional Posyandu Rp 18 juta/tahun dan peremajaan mobil ambulance desa.
Untuk pelayanan kesehatan gratis dan pengadaan rumah singgah bagi pasien dan keluarga di rumah sakit rujukan di Surabaya, Malang, dan Jember. Pembangunan klinik kesehatan dan ambulance pondok pesantren, serta koperasi pontren.
Khusus pembangunan instalasi air bersih di wilayah utara dan daerah rawan kekurangan air bersih, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni. Pelayanan dan rehabilitasi penyandang masalah kesejahteraan sosial dan difabel.
Sedangkan peningkatan kualitas dan kompetensi angkatan kerja muda, santri, karang taruna, guru, tenaga kesehatan, kepala desa, perangkat desa, badan permusyawaratan desa (BPD), melalui pelatihan workshop dan balai latihan.
Juga menaikkan TPP ASN dan honor tenaga kontrak sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Fasilitasi tambahan kuota pupuk subsidi, bantuan saprodi, membangun jalan usaha tani.
Untuk program bantuan kelembagaan juga untuk pondok pesantren, sekolah, tempat ibadah, TPQ/rumah tahfidz, madin serta pegiat seni dan budaya.
Pasangan ini juga memprogramkan pemberian bantuan makanan seluruh anak yatim di semua LKSA (panti asuhan) setiap hari. Ada juga bantuan modal koperasi berbasis segmen (koperasi wanita, petani, peternak, nelayan, PKL, pedagang pasar, UMKM, dll).
Program lainnya yakni pengelolaan dan pengembangan Destinasi Wisata. Tak kalah menariknya ada program pembangunan jalan alternatif tambang, jalan Pasirian-Tempursari, jalan poros desa dan kabupaten dengan standart HOT-MIX serta memfasilitasi perizinan yambang rakyat dalam bentuk koperasi (kecuali kecamatan Tempursari). (red)