U

Buku Baitul Hikmah: Simbol Kejayaan Peradaban Ilmu Sudah Terbit

SekarangAja, JAKARTA Ini ada buku baru menarik untuk dikoleksi dan dibaca serta jadi sumber literasi. Yakni buku berjudul Baitul Hikmah: Simbol Kejayaan Peradaban Ilmu. Buku yang sudah diterbitkan ini ditulis oleh Direktur Jaminan Produk Halal (JPH) Kementerian Agama, M. Fuad Nasar.

Buku yang mencoba menyelami jejak keilmuan Islam dalam membentuk dunia modern ini   dirilis dalam rangkaian Muharam Islamic Literacy Festival (MILFEST) 1448 H pada akhir Juli 2026.

Fuad Nasar mengatakan, buku ini lahir dari gagasan “New Baitul Hikmah” yang beberapa kali disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Romo H. R. Muhammad Syafii.

Gagasan tersebut berkaitan dengan pemberdayaan pesantren dan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. Ia berharap, pesantren menjadi pusat keunggulan ilmu pengetahuan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Dalam buku kecil ini saya mengulas relasi ilmu dan agama, menelusuri ekosistem ilmu dan kebudayaan di Baghdad abad VIII Masehi yang mengitari Baitul Hikmah, mengkaji fase kemunduran zaman keemasan dunia Islam di masa lampau, serta mengungkap gagasan ‘New Baitul Hikmah’ dari Indonesia,”  jelas  Fuad.

“Semoga bermanfaat dalam rangka menghidupsuburkan harakatul ‘ilm (gerakan keilmuan) berbasis lembaga pendidikan keagamaan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan kampus, di tanah air Indonesia tercinta,” sambungnya. 

Fuad menyebut, Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan menjadi fondasi lahirnya peradaban. Menurutnya, ajaran Islam tidak mempertentangkan wahyu dengan akal maupun agama dengan sains. Sebaliknya, keduanya saling menguatkan dalam perjalanan sejarah peradaban Islam.

Dia  mengutip pandangan fisikawan dan ahli nuklir Indonesia, Achmad Baiquni, yang menyatakan bahwa tidak ada ayat Al-Qur’an yang bertentangan dengan pengetahuan yang benar. Karena itu, umat Islam didorong mengembangkan sains yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Fuad optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat peradaban Islam dunia. Potensi tersebut didukung jumlah penduduk muslim yang besar, stabilitas kawasan yang kondusif, serta kerukunan antarumat beragama yang terus terjaga.

“Indonesia bisa menjadi pengibar bendera peradaban Islam di masa depan. Riset halal juga diharapkan berkembang melalui peran perguruan tinggi. Optimisme ini menjadi inspirasi sekaligus tantangan dalam menghidupkan nilai-nilai keilmuan yang membentuk peradaban,” pungkasnya. (red)

Wilayah Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Tinggi Animo Warga Manfaatkan Layanan Mental Jakarta Care

Sekarang

Wilayah Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Optimis Ekonomi Jakarta Terus Tumbuh Positif

Sekarang