Begini Kelakar Presiden Prabowo dengan Ketua KWI Tentang Nama Subianto
JAKARTA-Di tengah serius memberi sambutan, Presiden Prabowo Subianto berkelakar dengan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Antonius Subianto Bunjamin. Itu saat Presiden Prabowo memberi sambutan pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2024 pada Sabtu (28/12/2024) malam di Indonesia Arena Senayan, Jakarta.
Di tengah sambutan yang serius tentang komitmennya memajukan Indonesia, Presiden Prabowo menyinggung pesan Natal yang disampaikan Mgr Antonius Subianto Bunjamin. “Sebagaimana disampaikan tadi oleh Monsinyur (Mgr) Subianto. nama sama. Nama Subianto itu orangnya baik-baik,” ucap Presiden Prabowo disambut riuh tepuk tangan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya. Ia mengatakan sungguh-sungguh bertekad bahwa sumpah yang diucapkannya pada tanggal 20 Oktober 2024 di hadapan Majelis Permusyarawatan Rakyat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia dan yang lebih penting dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalankan UUD dan menjalankan segala undang-undang dan peraturan RI dengan sebaik-baiknya.
Saat memberikan sambutan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya bersama seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja keras melayani rakyat Indonesia. Ia juga menyatakan komitmennya untuk memimpin suatu pemerintahan yang bersih dan menjaga kepentingan rakyat Indonesia.
“Tidak ada niat sedikitpun untuk kami mempersulit kehidupan rakyat di Indonesia. Saya sungguh-sungguh bertekad, bahwa sumpah yang saya ucapkan pada tanggal 20 Oktober di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang lebih penting di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalankan Undang-Undang Dasar, dan menjalankan segala Undang-Undang dan Peraturan Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Meski baru berjalan selama dua bulan, tetapi Presiden optimistis pemerintahannya dapat menghadapi sejumlah tantangan besar di masa depan. Presiden Prabowo menyadari bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh pemerintah yang ingin memperbaiki bangsa yakni upaya dalam pemberantasan korupsi dan praktik manipulasi.
“Kita harus berani menghadapi mereka-mereka yang memilih jalan di atas jalan yang tidak benar. Jalan menipu rakyat, jalan korupsi, jalan nyelundup, jalan manipulasi, jalan enggak mau bayar pajak. Jalan sudah diberi segala macam oleh Yang Maha Kuasa, segala macam diberi fasilitas, diberi kebaikan, masih serakah. Ya ini tantangan kita bersama dan kita akan atasi itu semua. Saya sangat optimis,” ucapnya.
Untuk itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal proses perubahan yang sedang dijalankan oleh pemerintahannya. Ia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu dan bekerja sama dalam membangun negara yang lebih baik, utamanya dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi dan ketidakadilan.
“Saya akan berjuang menjaga segala kekayaan Indonesia. Saya katakan kepada semua pihak yang mau membela rakyat, yang mau menegakkan kebenaran, yang mau menegakkan hukum, yang mau hilangkan manipulasi dan korupsi, ayo bersatu bersama kita. Rakyat menuntut pemerintahan yang bersih,” lanjutnya. (red)















