U

Anggota DPRD Kota Malang Usul Pasang ADM di Semua Kantor Kecamatan

KOTA MALANG– Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) diusulkan untuk diadakan dan ditempatkan di tiap kantor kecamatan di Kota Malang. Ini ditegaskan legislator Kota Malang melihat ADM yang kegunaannya sangat besar dan dibutuhkan warga.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang Eddy Widjanarko melalui pendapat Fraksi Golkar dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Malang Tahun 2023 menyampaikan hal tersebut. Pihaknya berharap agar  dipertimbangkan lebih lanjut oleh Pemkot Malang.

“Kami memandang ADM sangat meningkatkan efektivitas pengurusan e-KTP dan KK, akta kelahiran dan akta kematian, jika sebelumnya masyarakat harus melalui RT, RW, kelurahan hingga ke kecamatan, maka lewat ADM proses bisa lebih cepat,” jelas Eddy kemarin.

Untuk diketahui  dalam implementasinya ADM memiliki tiga sistem keamanan yaitu lewat finger print, irish mata, dan bentuk wajah. Sehingga, masyarakat juga tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan  penyalahgunaan data atau tercetaknya dokumen kependudukan ganda.

Saat ini mesin ADM milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Malang baru ada tiga unit. Satu unit di Kantor Dispendukcapil dan dua unit ada di Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Jadi saat ini masih terbatas mesinnya. Harapannya kedepan semua Kecamatan di seluruh Kota Malang  menggunakan perangkat ini sehingga berbagai layanan adminduk publik dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan tidak berbiaya,” kata wakil rakyat dari Dapil Blimbing ini.

 Terkait hal ini Kepala Dispendukcapil Kota Malang Dahliana Lusi Ratnasari mengaku sudah mempertimbangkan rencana menambah unit ADM. Hanya saja saat ini kebutuhan anggaran juga perlu disiapkan. Satu unitnya, ADM membutuhkan Rp 200 juta. Jika ditempatkan di lima kecamatan maka dibutuhkan anggaran Rp 1 M.

“Ya kami pertimbangkan, Memang ingin setiap kecamatan ada. Pasti nanti kami bahas, karena dewan juga menginginkan hal yang sama kedepan. Soal anggarannya nanti akan dibahas,” pungkas Lusi. (inforial/ran)

Sekarang