Amrih Jinangkung Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Belanda
SekarangAja, DEN HAAG- Sebuah kereta kenegaraan (state coach) dikawal pasukan berkuda Royal Netherlands Marechaussee Mounted Brigade tiba di Istana Noordeinde. Tak berapa lama kemudian keluarlah dari dalam kereta Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, L Amrih Jinangkung.
Penggunaan kereta kenegaraan dengan pengawalan pasukan berkuda merupakan prosesi tata upacara kenegaraan Kerajaan Belanda saat menerima Duta Besar negara sahabat, termasuk Indonesia.
Duta Besar L Amrih Jinangkung dengan didampingi Ibu Bertha Jinangkung hadir ke Istana Noordeinde untuk menyerahkan secara resmi Surat Kepercayaan kepada Raja Willem-Alexander.
Upacara diawali dengan penyambutan resmi di halaman istana. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dengan khidmat, selanjutnya Duta Besar melakukan pemeriksaan barisan kehormatan.
Setelah penyambutan, Duta Besar memasuki ruang kredensial untuk menyerahkan Surat Kepercayaan secara langsung kepada Raja Willem-Alexander. Penyerahan tersebut menandai pengakuan resmi Kepala Negara penerima terhadap mandat Duta Besar sebagai wakil Pemerintah Republik Indonesia.
Dalam pertemuan setelah prosesi, Duta Besar menyampaikan salam hangat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral. Pembicaraan berlangsung hangat, dan secara keseluruhan upacara penyerahan kredensial berlangsung lancar. Hal ini mencerminkan tingkat hubungan bilateral yang semakin matang antara Indonesia dan Belanda.
“Penyerahan Surat Kepercayaan ini menandai secara resmi penugasan saya untuk mendorong kemitraan yang lebih konkret dan berdampak. Indonesia siap memperkuat kolaborasi ekonomi berkelanjutan, inovasi, dan kerja sama strategis lainnya dengan Belanda,” ujar Duta Besar L. Amrih Jinangkung.
Hubungan bilateral yang kokoh, sejajar dan saling menghormati serta saling menguntungkan telah digariskan dalam deklarasi Kemitraan Komprehensif. Kedua negara juga telah menyepakati Plan of Action sebagai panduan pelaksanaan deklarasi Kemitraan Komprehensif tersebut.
Belanda merupakan salah satu mitra utama Indonesia di Eropa. KBRI Den Haag akan menindaklanjuti momentum ini melalui pertemuan tingkat tinggi, kerja sama ekonomi, pembangunan, pendidikan, kebudayaan, dan kekonsuleran. Langkah tersebut diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi kepentingan nasional dan masyarakat kedua negara.
Setelah Dubes Indonesia L Amrih Jinangkung, hadir juga ke Istana Noordeinde untuk menyerahkan Surat Kepercayaan Duta Besar Serbia Mrs dr M Jovićević, dan Duta Besar Grenada Mr R Joseph. Kedua Duta Besar tersebut juga menjalani prosesi yang sama seperti yang diterima Dubes L Amrih Jinangkung.
Hal yang menarik pada prosesi Upacara Penyerahan Surat Kepercayaan ini, Kelompok Marching Band dan Seruling Marinir Kerajaan Belanda melakukan defile beberapa ratus meter sambil memainkan musik untuk mengantarkan kedatangan rombongan Ketiga Dubes dalam kereta kenegaraan dan pengawalan pasukan berkuda.
Demikian pula setelah para Dubes Negara sahabat Kerajaan Belanda tersebut meninggalkan Istana Noordeinde juga dengan mengendarai kereta kenegaraan dan dikawal pasukan berkuda, Kelompok Marching Band dan Seruling Marinir Kerajaan Belanda kembali melakukan defile sambil memainkan musik sebagai penanda upacara sudah usai. (KBRI Den Haag/red)















