Dua Skema Atasi Macet Pertigaan KH Malik Dalam Kota Malang
KOTA MALANG– Kemacetan yang kerap terjadi di pertigaan Jalan KH Malik Dalam – Jalan Mayjen Sungkono Kota Malang segera diatasi. Kini diisiapkan dua skema solusi. Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang menyiapkan skema dilarang berbelok dan menggunakan APILL.
Ini dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra. Dia menyampaikan dua skema ini akan dikaji lebih dalam sebelum dipilih mana yang paling baik.
“Pertama kami menerapkan kebijakan dilarang berbelok kanan. Yang dari arah Jalan Mayjen Sungkono (GOR Ken Arok) tidak boleh langsung belok ke KH Malik Dalam. Harus turun dulu ke bawah Flyover Kedungkandang,” jelas Jaya sapaan R Widjaja Saleh Putra.
Skema kedua yang disiapkan adalah simulasi menggunakan APILL (traffic light). Dengan ini, derajat kejenuhan simpang yang tercatat 1,44 bisa menurun menjadi 0,83. Antrean dari utara mencapai simpang tiga Jembatan Kedungkandang akan berkurang.
Jaya menyampaikan kedua skema ini akan dikaji lebih detail secepatnya. Dan bisa disimulasikan segera bulan depan. “Setelah itu akan ada evaluasi dan bisa nanti ditentukan kebijakan yang paling efektif yang mana,” katanya.
Sebelumnya diketahui pada simpang ini terdapat setidaknya empat titik konflik arus lalu lintas. Kapasitas simpang saat ini 1.684 smp/jam sedangkan volume kendaraan 2.433 smp/jam. Hal ini menyebabkan derajat kejenuhan simpang menjadi lebih dari 0,85 (ideal) yakni 1.44. (ran)