U

OJK Malang Pastikan Kinerja Keuangan  Stabil Pasca Perang Timur Tengah Pecah

SekarangAja, MALANG-  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang memastikan hingga saat ini kondisi sektor jasa keuangan di wilayah kerjanya stabil. Ini ditegaskan merujuk pada kondisi geopolitik dunia yang goyah akibat pecahnya Perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.

Kepala OJK Malang Farid Faletehan menegaskan saat ini kebijakan sektor keuangan dari pusat mengenai hal ini masih terus dipantau.

“Kami terus memantau kondisi ini. Dan kebijakan pusat tetap kami perhatikan. Sejauh ini dampak terhadap Indonesia secara ekonomi belum terlihat signifikan. Relatif stabil,” papar Farid belum lama ini.

Dijelaskannya lagi, situasi terkini yang kemungkinan akan memberi dampak adalah kondisi ditutupnya Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital distribusi minyak mentah dunia. Dia menegaskan, kondisi BBM dengan dampak ekonomi di Indonesia pun, masih terbilang stabil.

Farid menyampaikan pula, meski begitu dirinya tidak menampik kemungkinan adanya dinamika pertumbuhan ekonomi di Indonesia termasuk di daerah-daerah. Jika, kata dia, perang tersebut masih berlanjut dalam jangka waktu yang panjang.

“Memang bukan berarti nanti tidak akan berdampak. Tetapi memang sampai saat ini pun, kami pantau harga BBM pun masih stabil. Dalam kebijakan keuangan tetap dalam keadaan bertahan dan stabil,” tegas Farid.

Diktakannya, menurut catatan OJK Malang kondisi sektor jasa keuangan di daerah wilayah kerja OJK Malang menunjukan angka angka yang positif atau cenderung tumbuh meski tidak signifikan. Salah satunya dapat dilihat dari kemampuan pemberian modal oleh perbankan.

Ia menerangkan jika saat ini secara umum kemampuan permodalan perbankan masih di angka 25 persen. Dan angka ini masih masuk dalam kategori stabil.

“Artinya cadangan permodalan masih di angka 25 persen. Ini angka aman, jadi perbankan masih bisa memberi pinjaman modal dengan stabil dalam beberapa waktu kedepan ini,” jelas mantan Kepala OJK Bangka Belitung ini.

Ia mengimbau pula agar Lembaga-Lembaga Jasa Keuangan tetap mengikuti kebijakan keuangan pusat. Dan terus memantau kebijakan ekonomi dan terus mengikuti perkembangan kondisi geopolitik yang ada. Sehingga bisa menyusun kebijakan antisipasi. (cia)

Gubernur Pramono Hadiri Melasti di Pura Segara

Sekarang

Gubernur Pramono Hadiri Melasti di Pura Segara

Sekarang