Sektor Keuangan Malang Raya 2025 Lalu Stabil
SekarangAja, MALANG– Sektor jasa keuangan di wilayah kerja OJK Malang terjaga stabil dengan kinerja yang terpantau baik sampai dengan bulan Desember 2025 lalu. Ini disampaikan Kepala OJK Malang Farid Faletehan, Selasa (24/2/2026) tadi.
Sepanjang 2025, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang, kata Farid, menunjukkan kinerja yang solid dan resilien dengan pertumbuhan kredit mencapai 5,03 persen yoy menjadi Rp 110,48 triliun.
Ditinjau dari jenis penggunaan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit investasi sebesar 7,89 persen yoy.
Kualitas kredit pun masih terjaga dengan rasio NPL sebesar 2,62 persen per 31 Desember 2025 atau meningkat 0,33 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya.
Farid menjelaskan, Loan at Risk perbankan di wilayah kerja OJK Malang mencapai 10,11 persen per akhir Desember 2025. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tercatat 4,55 persen yoy menjadi Rp 103,93 triliun.
Sampai akhir tahun 2025, penyaluran kredit dan/atau pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang masih tertuju kepada tiga sektor ekonomi utama. Yaitu Rumah Tangga Rp32,74 triliun; porsi: 29,63 persen, Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor Rp 21,11 triliun; porsi: 19,10 persen dan Industri Pengolahan Rp 20,25 triliun; porsi: 18,33 persen.
“Lalu ada di sektor ekonomi dengan persentase pertumbuhan kredit tertinggi adalah Pendidikan (tumbuh 30,33 persen yoy), Real Estat (tumbuh 28,51 persen yoy), serta Konstruksi (tumbuh 24,58 persen yoy),” pungkas Farid. (cia)















