Tingkatkan Kualitas dan Peluang Lolos Seleksi, Universitas Ma Chung Gelar Klinik Proposal PKM 2026
SekarangAja, MALANG– Universitas Ma Chung menjunjung tinggi semangat akademik. Salah satu buktinya Satuan Tugas PKM Universitas Ma Chung menggelar Klinik Proposal PKM 2026, Sabtu (14/2/2026).
Ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mempersiapkan dan menyempurnakan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) agar lebih kompetitif dan berpeluang lolos seleksi nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Hall RnD Lantai 6 ini menghadirkan salah satu reviewer PKM Nasional Etsa Astridya Setiyati, SE, PGDIPLBUS, M.COM sebagai narasumber utama.
Sebelumnya, mahasiswa telah mengumpulkan ide dan menyusunnya dalam bentuk draf proposal. Pada kesempatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi mendalam mengenai strategi penyusunan proposal PKM, tetapi juga mengikuti sesi klinik khusus untuk tiga proposal terbaik.
Dalam pemaparannya, Etsa menjelaskan berbagai jenis PKM serta aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan proposal. Ia menekankan bahwa kualitas ide saja tidak cukup tanpa diimbangi ketepatan administrasi dan format penulisan.
“Sebagus apa pun konten dan gagasan dalam proposal, apabila tidak memenuhi seleksi administrasi, maka secara otomatis akan tertolak oleh sistem,” ujarnya.
“Ketaatan pada format penulisan meningkatkan peluang lolos seleksi PKM,” tambah Etsa.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memastikan seluruh ketentuan terpenuhi. Mulai dari penulisan judul, daftar pustaka, lampiran, hingga ketepatan tanggal dan tahun pengumpulan di Simbelmawa. Kesalahan administratif yang tampak sepele dapat berdampak fatal pada proses seleksi.
Selain itu, Etsa menegaskan pentingnya unsur kebaruan dalam proposal. Ide yang diajukan harus orisinal dan belum pernah diteliti sebelumnya. Jika terdapat topik serupa, mahasiswa perlu menunjukkan pembeda sekaligus kontribusi baru yang ditawarkan. Topik PKM juga diharapkan memiliki keunikan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Jangan takut untuk tidak terseleksi, tetapi takutlah untuk tidak mencoba,” pesannya.
Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Ma Chung Wawan Eko Yulianto, SS, MA, Ph.D menyampaikan apresiasi kepada Etsa atas kesediaannya berbagi ilmu. Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang berani keluar dari zona nyaman untuk menulis proposal PKM.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak mahasiswa yang terdorong mengikuti PKM dan mengembangkan potensi akademiknya,” ujarnya.
Klinik Proposal PKM 2026 terdiri atas dua sesi utama, yakni pemaparan materi dan sesi klinik proposal untuk tiga proposal terbaik. Sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi mahasiswa, Universitas Ma Chung juga memberikan apresiasi khusus bagi mahasiswa yang berhasil meraih medali di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) berupa free pass skripsi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Ma Chung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung semangat akademik sivitasnya serta menumbuhkan insan akademik yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (sadw/red)
- Cara buat proposal PKM
- Contoh proposal PKM
- Ide proposal PKM
- Kerangka proposal PKM
- Klinik Proposal PKM 2026 Universitas Ma Chung
- PKM
- Program Kreativitas Mahasiswa
- Reviewer PKM Nasional Etsa Astridya Setiyati
- Satuan Tugas PKM Universitas Ma Chung
- Trik jitu proposal PKM
- Trik proposal PKM tembus
- Universitas Ma Chung
- Universitas Ma Chung Gelar Klinik Proposal PKM 2026
- Wawan Eko Yulianto















