Meriah Pembukaan FLS3N, FAM dan O2SN Tingkat Sekolah Dasar Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang 2026
SekarangAja, MALANG– Pembukaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Anak Muslim (FAM), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang digelar Rabu (11/2/2026) hari ini.
Diawali upacara pembukaan FLS3N, FAM, dan O2SN dilaksanakan di SD Negeri Madyopuro 3 Kota Malang. Kepala SD Negeri Madyopuro 3 Willy Jehadung S.Pd M.Pd mengatakan, kegiatan lomba-lomba ini terselenggara sebagai wadah pembentukan karakter budi pekerti, memberi kontribusi yang besar terhadap pembentukan jati diri yang berakar pada budaya bangsa. “Dan dalam implementasinya telah memenuhi unsur pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang terpadu bagi siswa yang mengikuti kegiatan lomba ini,’’ kata Willy.
Lebih lanjut dia mengatakan peran dan tugas Komunitas Belajar (Kombel) Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang telah menyiapkan rangkaian acara ini dengan kompak dan semangat yang solid.Itu dilakukan melalui koordinasi yang intens dengan K3S Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Sehari sebelum hari pelaksanaan diadakan gladi bersih yang melibatkan seluruh peserta lomba dari FLS3N. Terdiri atas tujuh jenis lomba. Yakni menyanyi tunggal, gambar bercerita, tari, kriya, pantomim, mendongeng, dan menulis cerita.
Jumlah peserta 71 orang terdiri dari enam SDN dan dua SD Islam. O2SN terdiri atas empat cabang lomba. Yakni atletik, renang, pencak silat, dan karate berjumal 48 peserta. FAM terdiri atas tujuh cabang lomba. Masing-masing, MTQ, Dacil, Cerdas Cermat, Hidzil Quran, Adzan, dan khotmil Qur’an berjumlah 72 peserta.
‘’Prosesi upacara pembukaan dimeriahkan dengan iringan drumband dari SDN Madyopuro 1,’’ ungkap Hj Jamilah, Ketua K3S Gugus 2 Kecamatan kedungkandang Kota Malang.
Pada kesempatan kali ini Pendamping Satuan Pendidikan Kecamatan Kedungkandang Nagilah, S.Pd., M.Pd sebagai Pembina Upacara, dan juga dihadiri oleh Pendamping Satuan Pendidikan/Pengawas PAI Kecamatan Kedungkandang Nurwahid, M.Ag bersama Kepala Sekolah Gugus 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang yang terdiri dari Kepala SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 2, SDN Madyopuro 3, SDN Madyopuro 4, SDN Madyopuro 5, SDN Madyopuro 6, SDI Nurul Izza, dan SDI Koiru Umma. Turut diundang ketua komite sekolah SDN Madyopuro 3.

Dalam amanatnya Nagilah menyampaikan terima kasih kepada anak-anak hebat yang telah mengikuti lomba FLS3N, FAM, dan O2SN ‘’Kalian telah menunjukkan keberanian, kerja keras, dan semangat juang yang luar biasa. Menang atau belum, anak-anak semua adalah pemenang karena telah berani melangkah dan memberikan yang terbaik,’’ katanya. ‘’Teruslah berkarya dan berprestasi, jadilah inspirasi bagi teman-teman dan kebanggaan bagi keluarga serta sekolah mu masing-masing,’’ sambung Nagilah.
Kepada para juri disampaian juga pesan Terima kasih yang setulus-tulusnya atas dedikasi dan waktu yang diberikan.
Penilaian objektif dan konstruktif sangat berarti bagi perkembangan bakat seni siswa. Apresiasi tertinggi atas kejujuran dan profesionalisme dalam menjunjung tinggi objektivitas penilaian pada ajang FLS3N. Diharapkan hasil penilaian juri dapat memotivasi seluruh peserta untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi seni di tingkat yang lebih tinggi. Juri diharapkan bertindak dengan hati-hati, jujur, dan adil dan Fokus pada kriteria yang ditetapkan (materi, penyajian, teknis).
Secara simbolis upacara pembukaan dilanjutkan dengan menyematkan tanda peserta kepada dua orang perwakilan peserta lomba, membacakan janji juri dan melepaskan dua pasang burung merpati oleh Pendamping Satuan Pendidikan yang melambangkan potensi bakat siswa agar berkembang maksimal, sportivitas, dan harapan agar lomba berjalan harmonis. Merpati putih juga melambangkan kemurnian dan cita-cita yang tinggi.
Selanjutnya para peserta lomba memasuki area lomba yang telah disiapkan panitai. Kemudian pendamping Satuan Pendidikan dan Kepala Sekolah bersama-sama mengamati, mengunjungi peserta lomba sesuai ruangan yang ada.
Antusias para peserta lomba dengan penuh ceria sehingga harapan mereka akan mendapatkan hasil yang maksimal. (red)















