Komisi C DPRD Kota Malang Sinergi PT KAI Daop 8 Surabaya
SekarangAja, MALANG-DPRD Kota Malang memperkuat sinergi dengan PT KAI Daop 8 Surabaya. Ini sekaligus menjajaki pemetaan potensi dan kerja sama peningkatan PAD Kota Malang. Itu terungkap usai Komisi C DPRD Kota Malang berdialog dengan PT KAI Daop 8 Surabaya, Selasa (3/2/2026) lalu.
Di sini, Komisi C DPRD Kota Malang menekankan pembahasan tentang sinkronisasi kerja sama pengelolaan lahan, terutama terkait rencana pembangunan gedung parkir di kawasan Stasiun Malang Kota Baru.
Sinergi antara Pemkot Malang dengan PT KAI sangat penting. Terutama agar aset-aset yang ada di wilayah perkotaan bisa memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kas daerah. Ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi SAP, MAP.
“Ya kunjungan kami ke PT KAI Daop 8 Surabaya belum lama ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengumpulan aspirasi. Kami melihat ada potensi besar dalam pengelolan retribusi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal di lahan-lahan milik KAI,” jelas Dito.
Ditegaskannya, kunjungan juga ditujukan untuk mempelajari lebih dalam mengenai strategi pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan aset KAI yang ada di Kota Malang. Tujuannya agar Kota Malang bisa mengoptimalisasi kantong-kantong PAD yang potensial.
Salah satu poin krusial yang diperjuangkan Komisi C adalah kejelasan status dan pemanfaatan lahan untuk gedung parkir di kawasan Stasiun Kota Baru. Selama ini, kepadatan arus lalu lintas dan keterbatasan lahan parkir di area tersebut menjadi keluhan masyarakat.
Dito menambahkan, dengan mempelajari pola pengelolaan retribusi dan aset di Daop 8, dewan berharap Pemkot Malang dapat mengadopsi strategi serupa atau menjalin kolaborasi saling menguntungkan (win-win solution).
“Kami berupaya agar lahan parkir di kawasan stasiun bisa dikelola secara profesional melalui kerja sama yang legal dengan Pemkot Malang. Jika ini terealisasi, bukan hanya kemacetan yang terurai, tapi pendapatan daerah juga akan naik signifikan,” pungkas Dito. (inforial/cia)















