U

15 Persen Drainase Kota Malang Belum Baik

MALANG– Masih tersisa 15 persen jaringan drainase Kota Malang dianggap belum baik. Kondisi ini harus diperhatikan serius. Itu demi pencegahan banjir di musim hujan.  

Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang di tahun 2021, kondisi drainase dalam kondisi baik berada di angka 84,41 persen. Di tahun 2022, kondisi baik sebesar 85,32 persen. Maka masih ada sekitar 15 persen belum dalam keadaan baik.

Hal ini menjadi perhatian. DPUPRPKP Kota Malang merencanakan peningkatan kondisi drainase Kota Malang dalam keadaan maksimal pada tahun 2024 mendatang. Rencananya dianggarkan sebesar Rp 64,7 miliar untuk penanganan drainase. Rinciannya Rp 50 miliar akan digunakan untuk peningkatan sistem drainase perkotaan dan rehabilitasi drainase sebesar Rp 10 miliar.

 “Secara garis besar fungsi dan kondisi saluran drainase Kota Malang terus meningkat setiap tahunnya,” ungkap Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat belum lama ini saat memberi tanggapan.

Untuk diketahui, Kota Malang sudah menyusun Masterplan Drainase. Itu menjadi pedoman  perbaikan dan peningkatan sistem drainase.  Direncanakan kedepan, mengacu Masterplan Drainase dan sesuai tahapan terdapat beberapa lokasi yang akan menjadi sasaran. Di antaranya kawasan Kecamatan Lowokwaru. Seperti di Jalan  Gajayana dan Jalan Joyo Agung.

“Teman-teman di PUPR juga terus memantau kawasan rawan genangan dan banjir. Itu sudah dipetakan di masterplan dan prioritas bertahap dikerjakan drainasenya. Nanti dilihat seperti apa kondisi yang harus ditingkatkan,” pungkas Wahyu. (ran)

Ini Cuaca Jakarta Hari Ini

Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Sektor Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif hingga Mei 2026

Sekarang

Ini Cuaca Jakarta Hari Ini

Sekarang

Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang