U

DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Soehat

SekarangAja, MALANGDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menanam 40 Pohon Tabebuya di kawasan Soekarno Hatta (Soehat) Kota Malang. Itu setelah Pemprov Jatim melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) melakukan pembangunan drainase di kawasan tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya saat pengerjaan drainase di kawasan Soehat berakibat dilakukan pemotongan pohon di wilayah tersebut. Itu demi kelancaran proyek atasi banjir. 

Setelah pengerjaan rampung, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang melalui Bidang Ruang Terbuka Hijau melakukan penanaman 40 Tabebuya sebagai bentuk penghijauan.

Penanaman ini merupakan langkah awal untuk mengembalikan Ruang Terbuka Hijau. Rencananya akan ditanam sebanyak 250 pohon yang akan dilakukan di sepanjang koridor Sukarno Hatta.

“Total yang akan kita tanam  250 pohon Tabebuya yang akan ditanam secara bertahap. Untuk tahap awal ada 40 Pohon Tabebuya yang kami tanam,” jelas Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, Jumat (30/1/2026).

sekarangaja

Lebih lanjut Raymond mengatakan  Pohon Tabebuya yang dipilih memiliki ketinggian tiga meter dengan daun lebar. Dan dipastikan dengan penanaman Pohon Tabebuya ini tidak mengganggu struktur kontruksi drainase.

“Untuk model akar Tabebuya ini adalah akar tunjang. Tidak sampai membuat retak atau pecah pondasi maupun cor-coran. Penanamannya dilakukan di sela-sela drainase yang berjarak antara 50 – 60 cm dengan dinding di area Polinema,” ujar Raymond.

Di samping itu, dipilihnya Pohon Tabebuya agar lebih seragam bentuknya, daunnya yang lebar tidak mudah berguguran.

“Warna bunganya ungu dan harapannya dapat berbunga secara bersamaan sehingga tampak bagus dan dapat memberikan sentuhan estetika,” terangnya.

Kemudian, Ia menyampaikan di wilayah RSUB masih ditemukan banyak lahan kosong untuk dapat ditanami pohon dan pihaknya mengejar penanaman di musim hujan ini.

“Tim DLH kebut pelaksanaan penanaman pohon di musim hujan. Hal ini dilakukan agar pohon dapat tumbuh dengan baik saat musim hujan telah berakhir,” tuturnya.

Pihaknya mulai menanam dari Jembatan Soehat hingga Polinema lalu dari ruko seberang Taman Krida Budaya hingga Rumah Sakit Umum Brawijaya (RSUB).

Sembari menunggu pedestarian oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur. Pihaknya berupaya memperindah kawasan Suhat dengan penanaman Tabebuya ini.

“Di samping memperindah kawasan dan meningkatkan kadar oksigen. Tabebuya juga memiliki daya serap air yang cukup baik,” terang Raymond.

Sementara itu, Subagjo salah satu pengguna jalan merasa senang dengan adanya penanaman pohon di area Soehat.”Pastinya senang ya agar jalan Suhat ini tidak panas. Dengan adanya penanaman pohon ini dapat menjadikan wilayah asri, rindang dan sejuk,” ujar Subagjo. (ina/red)

Sekarang

DPRD DKI Jakarta Ingatkan Pengerukan 13 Sungai Harus Konsisten

Sekarang

DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Soehat

Hijau