U

Hampir 100 Peserta Hadiri Peluncuran Buku ‘Aku Tadinya Buta dan Sekarang Dapat Melihat’ di Malang’

SekarangAja, MALANGAcara launching buku biografi Ps. Joshua Low berlangsung selama satu jam di STT Satyabhakti Malang, Selasa (27/1/2026) hari ini  disambut antusias oleh peserta. Kegiatan peluncuran buku berjudul ‘’Aku Tadinya Buta dan Sekarang Dapat Melihat’’ berlangsung lancar dan sesuai dengan rundown yang telah disiapkan panitia.

Acara ini digelar  di Gedung Alethea, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Satyabhakti Malang. Berlangsung selama kurang lebih satu jam. Peluncuran buku tersebut dihadiri hampir 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, pelayan gereja, serta tamu undangan. Sejak awal hingga akhir acara, suasana berjalan tertib dan penuh antusiasme, terlihat dari perhatian dan respons positif para peserta terhadap seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam sesi utama, Ps. Joshua Low selaku narasumber menyampaikan testimoni mengenai proses lahirnya buku biografinya  tersebut sekaligus membagikan secara singkat perjalanan hidup dan pelayanannya.

Sesi ini kemudian dilanjutkan oleh Billy Steven Kaitjily sebagai penulis buku yang turut membagikan pengalaman selama proses penulisan. Penulis mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam menyusun buku ini adalah menuangkan kisah narasumber yang disampaikan menggunakan campuran bahasa Malaysia, sehingga membutuhkan proses adaptasi dan pendalaman.

Meski demikian, melalui proses yang panjang selama kurang lebih 11 bulan, buku ini akhirnya dapat diselesaikan dan diterbitkan.

Sementara itu, Pdt Agustinus Dermawan memberikan tanggapan terhadap buku dengan membacakan kata sambutannya yang telah dimuat dalam buku tersebut. Ia menegaskan bahwa buku ini bukan sekadar catatan sejarah pribadi, melainkan sebuah kesaksian hidup yang menyentuh, menginspirasi, dan membangkitkan semangat pelayanan dengan ketulusan serta ketaatan.

Ps. Joshua Low dinilai sebagai bukti nyata kasih karunia Tuhan yang sanggup mengubahkan hidup seseorang, dari latar belakang keluarga penuh tantangan menjadi pemimpin rohani yang melayani lintas bangsa dan budaya, dari Malaysia, Indonesia, hingga Sri Lanka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Pdt. Jusuf A. Wiranto selaku Direktur Penerbit Pustaka Salomo (member of Yayasan Penerbit Gandum Mas) kepada narasumber, penyerahan sertifikat kepada narasumber, penulis, dan penanggap, serta doa penutup. (red)

Sekarang

Pendopo Pate Alos Jadi Pusat Budaya dan Pusat Edukasi

Sekarang

Ini Aturan Baru Penyuluh Agama Islam Bisa Jadi Kepala KUA

Sekarang