U

Gubernur Pramono Ingatkan  Insiden Penumpang Penyandang Disabilitas Jatuh Tak Boleh Terulang

JAKARTAGubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait  insiden seorang penyandang disabilitas tunanetra yang jatuh ke dalam got di sekitar Halte Transjakarta CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Gubernur Pramono menyampaikan, permohonan maaf terhadap pelanggan yang bersangkutan. Ia memastikan, peristiwa serupa tidak boleh kembali terjadi di Jakarta.

“Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf,” kata Gubernur Pramono, Rabu (14/1/2026) hari ini melansir beritajakarta.id.

Gubernur Pramono mengaku akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan manajemen Transjakarta atas terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyesalkan, insiden yang menimpa pelanggan disabilitas itu terjadi di Jakarta.

“Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Trans Jakarta,” tegasnya.

 Gubernur Pramono  juga memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan perhatiannya kepada masyarakat disabilitas. Ia ingin Jakarta menjadi kota yang lebih ramah kepada penyandang disabilitas.

“Karena saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah,” ucap Gubernur Pramono.

Sebelumnya, pihak Transjakarta telah berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang bersangkutan dan menyampaikan permohonan maaf serta memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.

Insiden inipun menjadi perhatian serius manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional layanan, khususnya layanan pendampingan Transjakarta Care.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (11/1) siang lalu. Sempat terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. (red)

Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Jakarta Utara Gencarkan Penghijauan

Sekarang

Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Sekarang

Jakarta Utara Gencarkan Penghijauan

Hijau

Kemkomdigi Integrasikan 27 Ribu Aplikasi Pusat dan Daerah

Sekarang