Petualangan Sherina 2, Nostalgia Drama Musikal Plus Laga
SEKARANGAJA-Ciamik! Drama musikal plus laga yang nostaljik. Rasa ingin tahu Sherina dan sifat tidak gegabah Sadam kembali dipertemukan di Petualangan Sherina 2. Keduanya kembali dipertemukan setelah lama tak berhubungan sejak lulus kuliah.
Sherina menjadi jurnalis TV top dan Sadam bekerja sebagai Program Manager di LSM konservasi mengurus Orang Utan di Hutan Kalimantan. Keduanya dipertemukan saat Sherina ditugaskan ke Kalimantan meliput proses pelepasan Orang Utan.
Rasa canggung tidak lama bertemu membuat premis cerita semakin menarik. Ditambah keduanya kembali bernostalgia melakukan petualangan karena ada orang jahat hendak mencuri anak Orang Utan bernama Sayu.
Tidak banyak berubah dari premis cerita dengan Petualangan Sherina pertama di tahun 2000 silam. Akan tetapi film garapan Riri Riza dan Mira Lesmana ini mampu membawa para pecinta film bernostalgia dan penasaran dengan nasib keduanya usai cerita dalam Petualangan Sherina pertama berakhir.
Karakter samping yang ditampilkan juga cukup beragam. Seperti Quinn Salman sebagai Sindai si anak asli Kalimantan yang peduli dengan nasib Orang Utan. Lalu kehadiran Kelly Tandiono sebagai Pingkan si ahli bela diri yang antagonis.
Film bergenre utama drama musical ini juga bercampur sedikit genre laga. Semuanya dikemas apik dengan guyonan juga memasukan isu sosial terkini.
Membuat penonton tegang namun kemudian kembali rileks karena diselipkan lagu-lagu menarik di tiap momen. Dibawakan langsung oleh Sherina Munaf dan Derby Romero.
Bahkan beberapa lagu di film pertama diaransemen ulang dan kembali dinyanyikan dalam Petualangan Sherina 2 ini.
Ada yang juga mencuri perhatian. Yakni akting Isyana Sarasvati sebagai Villain (antagonis) utama dalam sekuel Petualangan Sherina (2000) ini. Sudah bisa bernyanyi, aktingnya juga cukup natural sebagai sosialita Ibu Kota Jakarta yang gemar mengoleksi binatang eksotis.
Overall, Petualangan Sherina 2 cukup menghibur! Bukan hanya sebagai nostalgia penonton yang dahulu menonton Petualangan Sherina pertama tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak dan kalangan semua umur menyaksikan.
Selain itu sinematografi Petualangan Sherina 2 cukup mengagumkan. Karena menampilkan berbagai lokasi syuting dalam hutan yang menarik mata. (ran)















