Isi Masa Reses, Anggota DPRD Kota Malang Jaring Aspirasi di Dapil
MALANG- DPRD Kota Malang melaksanakan Masa Serap Aspirasi atau reses, Kamis (13/11/2025) hingga Jumat (14/11/2025). Selama dua hari ini, para wakil rakyat kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk jaring aspirasi warga.
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menjelaskan serap aspirasi menjadi program penting bagi legislator Kota Malang.
“Karena ini masa reses terakhir (tahun 2025), kami memang banyak menekankan pada informasi-informasi kepada warga. Program apa saja yang bisa dimanfaatkan warga khususnya di tahun depan,” papar Mia sapaannya.
Salah satu yang akan disampaikan para legislator Kota Malang selama reses yakni menyampaikan informasi mengenai layanan dasar. Yakni soal program atau kebijakan Kesehatan, Pendidikan dan Kesjahteraan Masyarakat (Kesra).
Dia juga menegaskan agar anggota DPRD Kota Malang dapat menyampaikan tugas pokok dan fungsi DPRD Kota Malang secara gamblang.
“Yang jelas kami lebih menyerap aspirasi kalau di reses. Ini sangat penting karena sebentar lagi mau tutup tahun dan apa yang selama ini masih menjadi problem dan disampaikan warga dalam aspirasi akan menjadi catatan kedepan,” tegasnya.
Dia juga mengimbau seluruh anggota DPRD Kota Malang memberi informasi secara rinci mengenai alur penyampaian aspirasi. Yang saat ini bertambah juga dengan adanya Program RT Berkelas, di lingkup warga RT.
Mia mengatakan masa reses akan digunakan sebaik mungkin untuk menjaring aspriasi yang akan digunakan sebagai evaluasi akhir tahun.
“Sekaligus menjadi evaluasi akhir tahun kami di DPRD. Menjadi bahan pengawasan dan arah kebijakan tepat sasaran di tahun depan,” katanya.
Untuk diketahui, Mia menggelar reses di dapilnya Kedungkandang. Politisi PDI perjungan ini mengajak warga menyampaikan aspirasi kepadanya.
Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kota Malang H Abdurrohman SH menggelar dialog serap aspirasi di dapilnya, Blimbing.
Abah Dur, sapaan akrab H Abdurrohman SH mengajak kaum ibu melek perkembangan zaman. Terutama kemajuan teknologi. Dia menegaskan peran penting kaum ibu. “Salah satunya untuk membangun karakter masyarakat dimulai dari keluarga. Ibu merupakan figur utama di keluarga, terutama dalam membentuk karakter anak,” kata politisi PKB ini. (inforial/cia)















