Revitalisasi Pasar Besar Malang Belum Bisa Diwujudkan Tahun Ini
MALANG– Rencana revitalisasi Pasar Besar Malang (PBM) kembali mengalami kendala. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengonfirmasi bahwa anggaran bantuan dari pemerintah pusat untuk proyek tersebut belum bisa direalisasikan pada tahun ini, meski proses administrasi sudah mulai dilakukan.
“Sepertinya kalau dalam proses, bisa dibahas tahun ini. Tetapi realisasi belum bisa tahun ini. Penganggarannya akan ikut di 2026, Insyaallah,” kata Wali Kota Wahyu usai melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) Kamis (10/7/2025) hari ini.
Wahyu menyebut, selain persoalan teknis seperti penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang masih berjalan, pemerintah pusat menyoroti persoalan disharmoni antar pedagang sebagai penghambat utama pencairan anggaran.
Saat ini, beberapa paguyuban pedagang dinilai belum satu suara terkait rencana revitalisasi. Menurut Wahyu, Kementerian PU juga masih terus memantau dinamika di lapangan. Proses administrasi tetap berjalan, namun keputusan final menunggu kesiapan sosial dan teknis dari Pemerintah Kota Malang dan para pedagang.
“Kami diminta clean and clear. Kalau di bawah masih ada gejolak, Kementerian PU tidak akan melanjutkan,” katanya.
Sementara menunggu kejelasan revitalisasi menyeluruh, Pemkot Malang akan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk perbaikan kecil demi meminimalisir risiko keselamatan. Hal itu dilakukan menyusul insiden yang menimpa salah satu pedagang beberapa waktu lalu.
“Itu pun sifatnya sementara. Tapi kami tidak ingin perbaikan dilakukan setengah-setengah, karena khawatir akan ada kejadian serupa. Kalau tidak dibongkar total, kondisi sekarang memang riskan,” imbuh Wahyu.
Pemkot pun terus mengupayakan pendekatan persuasif kepada para pedagang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag). Beberapa kali pertemuan sudah dilakukan, namun belum membuahkan kesepakatan bulat dari seluruh pihak.
Dengan demikian, harapan pedagang akan adanya perbaikan menyeluruh Pasar Besar Malang dalam waktu dekat masih harus menunggu. Pemerintah kota menargetkan kelengkapan administrasi tuntas tahun ini, agar proses penganggaran di APBN 2026 bisa segera dimulai. (cia)